UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI GERAKAN 3 M
(MEMAKAI MASKER,MENCUCI TANGAN DAN MENJAGA JARAK)

- Cuci tangan Anda secara rutin.
Gunakan sabun dan air, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.
Tindakan pertama yang dapat dilakukan untuk menangkal virus corona adalah dengan rajin mencuci tangan. Sebab, tangan adalah salah satu anggota tubuh yang menjadi sumber penyakit.Cuci tangan dengan durasi minimal 20 detik untuk membunuh virus corona menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan kain yang bersih atau tisu lalu gunakan hand sanitizer secukupnya.
- Selalu jaga jarak aman .
cara sederhana guna menangkal virus corona yang kedua adalah hindari interaksi secara langsung seperti berpelukan, berjabat tangan, dan selalu jaga jarak minimal 1 meter .
Dengan menghindari kontak kulit dengan orang lain, maka Anda dapat mengurangi penyebaran virus corona.
- Kenakan masker jika pembatasan fisik tidak dimungkinkan.
Virus corona tidak menyebar melalui udara. Namun, penggunaan masker dapat meminimalisir penularan virus corona. Sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplets dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lender seperti mata, mulut, dan hidung. Masker juga dapat digunakan ketika seseorang dalam kondisi yang kurang sehat. Hindari untuk menggunakan satu masker secara berulang-ulang. Sebab, masker dapat mengandung berbagai jenis kuman, bakteri, dan virus setelah dipakai.Penggunaaan masker yang baik adalah setiap 4 jam harus segera ganti masker yang lain dan masker yang telah dipakai segera di cuci dengan sabun agar bersih.

Sedia payung sebelum hujan, begitulah kata pepatah yang artinya kurang lebih berjaga-jaga sebelum bencana itu tiba. Disaat kondisi alam mulai beralih memasuki musim penghujan masyarakat sudah mulai mempersiapkan diri menyongsongnya. Bagi sebagian petani, musim penghujan sangatlah dinanti karena pertanda musim tanam padi akan segera di mulai, begitu juga musim penghujan sangat di tunggu bagi sebagian masyarakat karena harapan munculnya air di sumur sumur penduduk yang sudah kering karena kemarau panjang melanda.
Memasuki peralihan ke musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Grobogan bersiap bekerja keras untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Seperti diketahui bahwa Kota Purwodadi dilalui oleh sungai -sungai besar yaitu kali lusi, kali gugu dan kali senthe, sehingga ketika curah hujan tinggi di sekitar wilayah kota Purwodadi maka Kota Purwodadi rawan terhadap luapan air dari sungai-sungai tersebut.
Komen Pengunjung