Bupati Grobogan Ibu HJ. Sri Sumarni, SH. M.M. berkenan melaksanakan peninjauan serta peresmian jalan Ruas Mlowo-Randurejo. Acara yang dilaksanakan pada hari kamis 3 januari 2019 itu dipusatkan di Dusun Paker Desa Randurejo Kecamatan Kradenan. Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Grobogan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini upaya memperbaiki akses jalan menuju Desa Randurejo Kecamatan Kradenan mendapat prioritas dari Pemerintah Kabupaten Grobogan, hal ini tampak dalam besarnya alokasi dana selama tiga tahun terakhir ini.

Akses jalan menuju Desa Randurejo bisa ditempuh melalui Desa Bago maupun Desa Mlowokarangtalun. Beberapa ruas jalan juga mendapat alokasi dana yang cukup besar, baik dana yang bersumber dari DAU dan Banprov, misalnya Ruas Jalan Bago - Randurejo mendapat alokasi dana dari DAU 2,2 Milyar mulai Tahun anggaran 2016 sd 2019, serta 4 milyar dari dana Banprov 2018.

Ruas Jalan Mlowo-Randurejo dengan panjang total 9,32 km sudah sebagian besar di cor beton dan dalam dua tahun terakhir ini telah mendapat alokasi dana 9,9 milyar,tetapi masih terdapat sekitar 5 km yang perlu penanganan serius. Insya Allah secara bertahap akan diselesaikan, termasuk pembangunan jembatan Pleret.

Selain Ruas Jalan Bago - Randurejo dan Mlowo - Randurejo Pemerintah Kabupaten Grobogan juga memperbaiki infrastruktur jalan yaitu Ruas Jalan Panunggalan - Coyo dan Coyo - Mlowo, dimana untuk kedua ruas jalan ini telah dialokasikan dana sebesar 7,5 milyar yang bersumber dari Dana Banprov 2018 dan Dana Alokasi Khusus (DAK Bidang Jalan 2018). Dengan demikian dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini sudah dialokasikan dana lebih dari 23 milyar rupiah dengan panjang jalan yang diperbaiki sekitar 10 km untuk memperbaiki infrastruktur jalan menuju Desa Randurejo. Hal ini menjadi bukti perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.

Keberhasilan Pemerintah dalam melaksanakan program tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat, kepala desa, camat, OPD terkait dan dunia jasa konstruksi sebagai penyedia sekaligus sebagai mitra kerja pemerintah.

Dengan membaiknya sarana dan prasarana infrastruktur jalan diharapkan semakin meningkatkan mobilitas fisik dan kegiatan sosial masyarakat sehingga peranan jalan bukan hanya untuk mempermudah arus transportasi orang, barang dan jasa saja melainkan berkaitan pula dengan kehidupan sosial, ekonomi dan budaya.

Go to top