betonisasi jalanPembangunan jalan beton sepanjang 13 Km di delapan titik jalan milik provinsi sudah mencapai 50 persen. Meski waktu pembangunan adalah delapan bulan semenjak Maret, namun jalan ditarget bisa lancar dilewati H-14 Lebaran (14 Juli).

Kepala BPT Bina Marga Wilayah Purwodadi Barkah Widiharsono melalui Kasi Jalan Purwadi menjelaskan lima dari delapan titik yang dibangun sudah selesai 60-70 persen. Yakni Godong-Purwodadi 1 km, Purwodadi-Geyer 1,5 km, Purwodadi-Klambu 1,5 Km, Kuwu-Galeh 1 km dan Solo-Geyer 3,5 km.

Sementara tiga titik lainnya penyelesaian kisaran 40 persen lantaran kedatangan alat pencampur beton agak telambatnya. Yakni Purwodadi-Wirosari 1 km, Wirosari-Kunduran 1,5 km dan Wirosari-Sulursari-Singget 2 km.

"Kalau dipersentase semuanya, penyelesaian 50 persen sudah ada. Jalan ditarget bisa dilewati dua pekan sebelum lebaran," kata Purwadi, Minggu (18/5).

Adanya betonisasi yang menelan dana Rp 70,9 miliar tersebut maka arus lalu lintas dibuat sistem buka tutup. Pengguna jalan dari arah berlawaan menggunakan satu jalur secara bergantian.

Untuk anggaran, dijelaskannya, sejumlah Rp 51,4 bersumber dari APBD Provinsi digunakan untuk membeton tujuh titik jalan. Sementara anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2014 Rp 19,5 miliar digunakan untuk membeton jalan 3,5 Km jalan jalur Solo-Geyer.

Selain betonisasi, Bina Marga Wilayah Purwodadi hampir menyelesaikan penambalan lubang jalan. Total anggaran Rp 4,9 miliar digunakan untuk menyisir dan menambal lubang di jalan milik provinsi di sepanjang 142,78 Km.

Penyisiran dan penambalan dilakukan di jalur Purwodadi-Geyer (20,8 Km) dan Purwodadi-Wirosari (20,3 Km).. Jalan A Yani Purwodadi 3,85 Km, Jalan Diponegoro Purwodadi 0,6 Km, Jalan R Suprapto 1,6 Km, Jalan Jendral Sudirman 0,3 Km, Jalan S Parman 0,7 Km. Jalan Purwodadi-Godong 13,25Km, Jalan Wirosari-Kunduran 14,4 Km, Purwodadi-Klambu 21,2 Km, Grobogan-Suklilo 9,29 Km, Kuwu-Galeh 16,23 Km, dan Wirosari-Singget 22,18 Km.

Sumber : suaramerdeka.com, 18 Mei 2014

 

Go to top